Sabtu, 05 April 2014

Cara Menurunkan Berat Badan Sesuai Bentuk Tubuh

(c) shutterstock.com
Menurunkan berat badan menjadi sebuah resolusi yang sering dilakukan oleh wanta setiap tahun. Namun seringkali resolusi ini gagal dilakukan menjelang pertengahan tahun. Apa ya yang menyebabkan kegagalan tersebut.
Ternyata treatment setiap bentuk tubuh berbeda untuk menurunkan berat badan. Bentuk tubuh jam pasir, beda penanganannya dengan bentuk tubuh buah pir.Nah, apa bentuk tubuh Anda? Temukan cara untuk melangsingkannya.
Bentuk tubuh ini sering menimbun lemak di area bokong dan paha. Disarankan Anda melakukan latihan olahraga yang intensitasnya cukup tinggi untuk membantu meningkatkan metabolisme sehingga bisa membentuk tubuh di area pundak, lengan dan kaki. Anda bisa mencoba olahraga yang banyak menggunakan otot kaki. Misalnya lari jarak pendek di taman.
Bentuk tubuh apel biasanya memiliki kaki yang panjang dan jenjang, namun tubuhnya menimbun lemak dan kegemukan. Yang diperlukan adalah latihan cardio untuk membakar lemak. Terutama gerakan di area perut dan tubuh bagian bawah. Jangan lakukan latihan beban pada tubuh bagian atas karena akan menambah berat.
Bentuk tubuh jam pasir biasanya berpinggang ramping, namun selain area itu, biasanya lemak menumpuk dengan merata. Yang perlu dilakukan adalah olahraga lari dan latihan cardio jangka panjang. Usahakan Anda melakukan olahraga di mana seluruh tubuh ikut bergerak.
Bentuk tubuh lurus atau seperti tabung biasanya berpotensi mengalami kegemukan di area perut. Anda bisa melakukan olahraga yang bervariasi dengan fokus pada bagian tubuh yang berbeda setiap kalinya. Tujuannya agar hasil olahraga yang Anda lakukan lebih merata. 

Sumber : Vemale.com

Rekomendasi Site :
tumbers-tshirt.com
Beestyler.com

Olahraga yang Cocok untuk Orang Gemuk



Orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko mengalami cedera yang lebih tinggi, karenanya pemilihan jenis olahraga harus tepat agar bisa dirasakan manfaatnya.

Olahraga adalah salah satu cara penting untuk memecahkan masalah kegemukan. Tubuh manusia harus dalam proporsi yang ideal karena kalau terlalu gemuk akan berisiko lebih tinggi terhadap berbagai penyakit seperti penyakit kardiovaskular (jantung dan stroke), hipertensi, diabetes.

Namun untuk orang gemuk harus berhati-hati melakukan olahraga agar tidak terlalu panas yang bisa membuatnya menjadi lebih sulit bernapas, serta sebaiknya tidak terlalu menempatkan tekanan pada sendinya. Ada beberapa olahraga yang ideal dilakukan oleh orang gemuk:

1. Berjalan
Latihan sederhana ini dapat dilakukan dimana saja. Mulailah dengan jarak pendek dan berkomitmen untuk melakukan setiap hari. Setelah 1-2 minggu, tambahkan jarak yang ditempuh dan nantinya dari waktu ke waktu mencapai jarak dan waktu latihan yang lebih lama.


2. Latihan membangun kekuatan (strength building)
Salah satu contohnya adalah dengan melakukan latihan dasar perut, yaitu terlentang di lantai dengan lutut ditekuk dan kaki di tanah lalu menggunakan otot perut untuk mengangkat dada, leher dan kepala. Mulailah dengan 10 kali pengulangan dan nantinya ditingkatkan.

Jika ingin melakukannya di pusat kebugaran, sebaiknya mintalah bantuan personal trainer yang bisa membantu memberikan latihan apa saja yang cocok dan bisa bermanfaat. Misalnya melakukan latihan beban dan menggunakan mesin yang bisa bekerja untuk otot besar seperti paha bagi para pemula.

3. Berenang
Latihan ini merupakan olahraga yang cukup direkomendasikan karena memiliki risiko cedera yang lebih kecil serta tidak memberikan tekanan berlebih pada sendi. Cobalah untuk memulainya sekali seminggu.


4. Sepeda statis
Olahraga ini pilihan yang baik untuk orang gemuk dan cukup membakar banyak kalori di dalam tubuh.

Hal utama bagi orang dengan kelebihan berat badan adalah tidak terlalu memaksa atau mendorong dirinya terlalu keras serta jangan berkecil hati bahwa hal ini tidak mudah dilakukan. Mendapatkan kesehatan dan stamina yang lebih baik adalah sebuah perjalanan, karena itu semuanya harus bertahap.

Sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/51c22caa7b12431f5600000a/olahraga-yang-cocok-untuk-orang-gemuk

Rekomendasi Site :
tumbers-tshirt.com
Beestyler.com

Kamis, 03 April 2014

Cara Cerdas Memilih Baju Sesuai Warna Kulit


Dalam hal berpakaian, seseorang bukan hanya menyesuaikan dengan bentuk tubuhnya saja. Namun, Anda masih harus memperhatikan beberapa faktor lain untuk mendukung penampilan tersebut. Faktor tersebut diantaranya, harus disesuaikan dengan selera, kepribadianpostur tubuh, dan warna kulit.
Namun, yang saat ini kita bahas adalah memilih baju sesuai dengan warna kulit yang dimiliki. Jika Anda milih warna baju yang salah untuk dipakai, maka penampilan akan jadi terlihat buruk.
Untuk itu, pilihlah warna baju yang sesuai dengan warna kulit Anda. Dilansir Tribunnews.com, inilahcara cerdas memilih baju sesuai warna kulit:

1. Si kulit putih

Bagi Anda yang memiliki kulit putih, berbanggalah karena bisa memakai baju yang berwarna apa saja. Namun, akan lebih terlihat elegan jika Anda memakai baju yang berwarna lembut, sepertipastel. Baju dengan warna itu jika Anda pakai akan terlihat menggoda dan lebih rileks.

2. Si kulit hitam

Pemilik kulit eksotik ini sebaiknya menghindari baju yang memiliki warna terlalu kontras pada kulit. Sebaiknya, Anda memakai baju berwarna tanah yang lembut saja agar lebih terlihat menggoda dan menarik. Warna-warna tersebut, seperti krem, cokelat muda, dan warna-warna lembut lainnya.

3. Si kulit sawo matang

Bagi Anda si pemilik kulit sawo matang, jangan ragu untuk memilih baju yang berwarna ungu, toska, marun agar lebih terlihat menarik. Warna-warna tersebut jika digunakan akan membuat Anda jadi terlihat mewah. Selain warna-warna itu, Anda juga bisa menggunakan baju berwarna pink, burgundy, dan navy. Hindari untuk memakai pakaian yang berwarna olive, merah, dan cokelat tua.

4. Si kulit kuning langsat

Bagi si pemilik kuning langsat, Anda disarankan untuk memakai baju dengan warna tropis. Warna tropis itu, seperti jingga, hijau, merah, kuning, dan biru. Jika Anda mengenakan baju dengan warna-warna tersebut, maka penampilan akan terlihat lebih menarik.
Itulah cara memilih baju sesuai dengan warna kulit yang dimiliki. Jika Anda memakai baju dengan warna yang sesuai dengan warna kulit, maka akan sangat enak dipandang jika orang lain melihatnya. Selain itu, untuk membuat Anda jadi terlihat lebih modis, tambahkan beberapa aksesori, seperti kalung, gelang, dan lain sebagainya.

Sumber : Tribunnews.com

6 tips memilih paduan warna baju

Mencocokkan warna pakaian adalah suatu hal yang bisa disebut gampang-gampang susah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para fashionista yang suka sekali nge-mix ‘nmatch pakaian. Selain mencerminkan kepribadian, warna juga bisa mempengaruhi mood seseorang ketika melihat penampilan Anda. Maka dari itu pemilihan paduan warna baju yang tepat adalah hal yang sangat penting bagi Anda pecinta fashion sejati. Berikut beberapa tips sederhana dalam melakukan pemilihan paduan warna baju.
1. Tentukan warna utama /dasar. 
Warna dasar /utama adalah warna yang menjadi patokan anda dalam memilih paduan warna yang sempurna. Dalam menentukan warna dasar, hal yang sangat penting diperhatikan adalah warna kulit Anda. Kulit anda cenderung gelap atau terang. Apabila warna kulit anda cenderung gelap maka anda sebaiknya memilih warna dasar bernuansa hangat. Warna-warna bernuansa hangat biasanya memiliki kecenderungan warna kemerahan atau kuning yang dominan, sedangkan warna dingin memiliki kecenderungan warna biru yang dominan. Warna dingin sangat dianjurkan bagi anda yang memiliki warna kulit terang.
2. Padukan dengan warna monokromatik. 
Setelah anda menentukan warna dasar, selanjutnya adalah mencari warna padanan yang sesuai dengan warna dasar tersebut. Cara yang paling mudah adalah dengan memadukan warna dasar dengan warna yang lebih terang atau gelap dari warna dasar tersebut. Contoh : Apabila warna dasar adalah warna biru, maka warna monokromatiknya adalah warna biru tua atau warna biru muda.
 
3. Padukan dengan warna analog 
Warna analog adalah warna-warna yang senada atau terkait dengan warna dasar. Contoh: warna biru dengan warna ungu, atau warna kuning dengan warna oranye.


4. Padukan dengan warna kontras 
Memadukan warna dasar dengan warna yang berlawanan terkadang bisa membuat penampilan Anda eye-catching dan tetap sedap dipandang mata. Seperti misalnya warna hitam dengan warna pink, atau warna kuning dengan ungu. Kehati-hatian sangatlah diperlukan dalam memilih warna kontras. Pemilihan warna kontras yang tidak tepat hanya akan membuat penampilan kita tampak aneh dan berlebihan.

5. Padukan dengan warna triad 
Warna triad adalah 3 warna yang terpisah 120 derajat pada roda warna. Misalnya warnaprimer seperti warna merah, biru dan kuning. Sama seperti warna kontras, pemilihan warna triad harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai warna-warna yang diplih malah bertabrakan satu sama lainnya.


6. Padukan dengan warna netral 
Warna putih, hitam, abu, dan khaki adalah warna-warna netral yang aman dipadukan dengan warna apapun. Pemilihan warna netral juga dapat memberikan kesan resmi pada penampilan anda.

Cara Melihat Kualitas Kaos Distro

Dalam melihat kualitas kaos distro itu sendiri, terdapat 3 acuan penting yang harus anda perhatikan sebelum anda membeli kaos. Setiap anak remaja sekarang pasti akan tertarik membeli sebuah kaos jika kaos tersebut berlabel “KAOS DISTRO“. Memang sudah tidak perlu dipungkiri jika Kaos dengan label “KAOS DISTRO” memiliki Bahan, Sablon, dan Jahitan kaos yang terbilang BAGUS. Tiga hal inilah yang menjadi acuan setiap outlet distro dalam membuat kaos-kaos dengan merk, label dan design mereka sendiri, ya BAHAN, SABLON dan JAHITAN kaos itu sendiri. Baik, sekarang saya akan menjelaskan 1 per 1 bagian yang menjadi acuan tersebut.
BAHAN KAOS
Berdasarkan bahan dasar pembuatnya, bahan kaos yang terdapat di pasaran ada beberapa macam. Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE.
Jenis bahan kaos di atas umumnya digunakan untuk kaos oblong. Untuk kaos berkerah atau kaos polo (polo shirt), biasanya digunakan bahan cotton pique atau lacoste. Sedangkan untuk jaket, jumper, atau hoodie biasanya digunakan bahan fleece atau terry.
Jika anda mengutamakan kenyaman, pastikan menggunakan kaos yang menggunakan bahan 100% cotton. Perlul diketahui bahwa masing-masing pabrik kaos menghasilkan kualitas produk yang berbeda, dikarenakan perbedaan bahan baku kapas, perbedaan proses produksi dan quality control, serta perbedaan proses washing serta finishingnya. Oleh karena itu, bagan cotton combed dari pabrik A, bisa saja sedikit berbeda kualitas dan teksturnya dengan pabrik B, demikian pula, produk bahan kaos yang dijual di toko kain X bisa jadi berbeda kualitasnya dengan toko kain Y.
Bahan kaos 100% cotton adalah bahan kaos yang 100% terbuat dari serat kapas alam dan memiliki karakteristik bahan yang relatif halus, dingin, nyaman dipakai, dan menyerap keringat, sehingga sangat cocok dipakai di wilayah beriklim tropis seperti INDONESIA.
Serat benang lebih halus. hasil rajutan dan penampilan bahan lebih halus dan rata. Berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya, bahan cotton combed memiliki beberapa jenis yaitu 20s, 24s, 30s, dan 40s. Semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis bahannya, dan semakin mahal pula harganya. Untuk kaos distro umumnya menggunakan jenis 20s dan 30s, sedangkan untuk jenis lainnya, biasanya dipakai untuk item dengan design tertentu, seperti kaos khusus wanita atau pakaian dalam, disesuaikan dengan karakter bahannya.
  • Benang 20s : Memiliki ketebalan antara 180 – 220 gram/m2
  • Benang 24s : Memiliki ketebalan antara 170 – 210 gram/m2
  • Benang 30s : Memiliki ketebalan antara 140 – 160 gram/m2
  • Benang 40s : Memiliki ketebalan antara 110 – 120 gram/m2
Seperti halnya bahan cotton combed, bahan cotton carded memiliki beberapa jenis yaitu 20s, 24s, dll, berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Hanya saja serat benang yang digunakan dalam bahan cotton carded ini kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. Umumnya bahan cotton carded ini digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, karena harganya relatif murah dibandingkan cotton combed. Cotton carded memiliki tekstur kurang halus namun tetap nyaman dipakai karena terbuat dari 100% serat kapas alam.
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.
Jenis bahan ini adalah campuran dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan bahan kaos Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan shrinkage (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya pun relatif lebih murah.
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi kemudian dibuat untuk bahan kaos berupa serat fiber poly. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai.
6. Hyget
Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai karena harganya yang sangat murah.
Mungkin anda bertanya-tanya “Sablon apa sih yang bagus ?”, ini adalah pertanyaan yang sudah umum dipertanyakan jika anda sama sekali tidak pernah berkecimpung di dunia perkaosan (hehe…). Jika anda tanyakan hal ini kepada saya, saya sudah dapat menyerap, bahwa anda bertanya ke arah TINTA SABLON yang digunakan, yap pertanyaan yang benar sebenarnya adalah “Tinta Sablon apa sih yang bagus ?”. Kali ini saya akan lebih mengarah kepada penjelasan tentang jenis-jenis tinta sablon itu sendiri.
Tinta bahan kaos terdiri dari 2 jenis tinta, yaitu tinta yang berbasis air atau waterbase inks dan tinta yang berbasis minyak atau solvenbase yang juga sering disebut plastisol.
  • Rubber, Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsikan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.
  • Coating / Transparan, umumnya difungsikan sebagai pelapisan hasil sablon, sehingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini memiliki bentuk seperti tinta extender yang transparan, tetapi memiliki kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini baik sekali untuk teknik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dahulu memberikan rubber white pada permukaan bahannya.
  • Extender, Tinta in bersifat transparan, hanya cocok untuk penggunaan diatas bahan putih atau bahan-bahan berwarna terang. Sifat dari cat ini adalah menyatu / menyerap pada bahan.
  • Super WhiteTinta ini hampir sama jenisnya dengan tinta rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu dengan bahan dan transparan, serta dapat disablon diatas dasar bahan berwarna gelap.
  • Puff / Timbul, Tinta ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.
Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan ”Do not iron on design”, sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.
  • All PurposeTinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.
  • High OpasityTinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.
  • Athletic PlastisolTinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.
  • Cork BaseBerjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.
  • Shimmer Gold & BaseTinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.
  • High Density ClearTinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.
  • Wiflex Luna ClearTinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet.
  • dll.
Sebenarnya masih banyak lagi jenis-jenis tinta sablon yang digunakan pada kaos-kaos distro, baik pada tahap awal ataupun penyempurnaan design yang digunakan, tetapi jenis-jenis tinta di atas lah yang sering digunakan untuk kaos-kaos distro.
Pada section Jahitan Kaos ini , saya tidak akan lebih banyak menjelaskan dengan kata-kata, mungkin dengan menggunakan gambar pemahamannya akan lebih mudah.
Model Jahitan-jahitan di atas adalah model dasar untuk seluruh bagian kaos distro yang sudah dapat dipastikan memiliki ketahanan dan keawetan suatu kaos bagi penggunanya.
Berikut adalah Toko Online yang dapat saya referensikan untuk anda pecinta kaos-kaos distro, bagi anda yang memiliki ekspektasi tinggi pada pemakaian kata DISTRO suatu online store ^^
Berikut LINK nya : http://www.tumbers-tshirt.com/
Semoga info yang saya berikan ini bermanfaat bagi anda pecinta kaos-kaos distro. Tolong tinggalkan komentar jika terdapat kesalahan pada penjelasan yang saya tuliskan tersebut.

Sumber :http://tokokaosbranded.wordpress.com/

Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Konveksian – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos - Kain-kain yang kami jelaskan di bawah ini, umumnya digunakan untuk kaos tipe T-shirt (kaos oblong), Untuk kaos tipe polo shirt/ Berkerah biasanya digunakan kain rajutan cotton pique / lacoste. Untuk jenis jaket (jaket, jumper, cardigan, ataupun hoodie) biasanya digunakan bahan fleece. Jika anda mengutamakan kenyamanan ketika pemakaian utamakan memilih bahan yang asli 100% katun.


Kain Cotton Katun untuk bahan Kaos 11 Jenis jenis Bahan Kain Kaos
Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Jenis jenis Bahan Kain Kaos 1 Jenis jenis Bahan Kain Kaos
Jenis-jenis Bahan Kain Kaos



1. KATUN (combed 20s, 24s, 30s)Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
Bahan katun combed terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed berkarakteristik memiliki tekstur yang halus, dingin, nyaman, dan menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di Negara tropis seperti Indonesia. Kain Combed memiliki serat benang yang lebih halus dan rata sehingga penampilannya akan menjadi lebih halus , rata dan rapih. Ada beberapa jenis kain combed yang ada di pasaran. Hal ini dibedakan berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasinya (gr/m2). Kami menyediakan 3 varian combed, Ada combed 20s, 24s, 30s. hal yang membedakan adalah ketebalan kain combed. Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan combed 30s memiliki ketebalan yang paling tipis. Kain Combed 20s merupakan kain yang paling banyak dipakai dan menjadi favorit kaos distro karena selain kenyamanan ketika digunakan, harganya juga tidak mahal.
combed bahan kaos
 
2. CARDET (20s, 30s) - Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
Dibandingkan dengan kain combed , kain cotton cardet memiliki serat benang yang kurang halus. Kain cardet merupakan kain KW1 nya kain combed sehingga Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. karena harganya relatif lebih murah dibandingkan cotton combed, bahan cotton cardet sering digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, misalnya untuk kaos pabrik, seragam buruh, dan juga kaos oblong olahraga.
 
3. POLYESTER dan PE - Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
Polyester sesuai namanya, merupakan bahan serat sintetis yang terbuat dari bahan ester (dalam hal ini hasil sampingan minyak buni dan dibuat bahan berupa serat fiberpoly). Dibandingkan katun, kain jenis ini lebih tipis, agak kasar, dan tidak bisa menyerap keringat sehingga sangat panas ketika dipakai.
 
4. TC (TETERON COTTON) - Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
seiring dengan kemajuan teknologi, terpengaruh juga teknologi pengolahan bahan kain. Banyak bahan kain hasil dari penggabungan katun dan Polyester, salah satunya adalah TC. Jenis bahan ini merupakan campuran dari 35% cotton combed dan 65% polyester. TC ini seperti PE, terasas panas ketika memakainya karena kurang bisa menyerap keringat. Namun kelebihannya bahan ini lebih tahan kusut, dan tidak mudah melar meski sudah lama dipakai.

 
5. VISCOSE - Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
Viscose biasa juga disebut rayon. Sebuah bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia) yang biasa digunakan sebagai bahan kain. Teksturnya memiliki kesamaan dengan tekstur kapas. Viscose biasanya digunakan untuk menambahkan kenyamanan pada serat sintesis dan juga menambah kecerahan warna. Serat Viscose mempunyai tahanan kelembaban yang lebih tinggi, kecemerlangan warna yang lebih baik dan lebih lembut dibanding kapas. Namun kain ini terkesan mewah, sehingga harganya mahal dan jarang tersedia di pasaran.

 
6. CVC ( COTTON VISCOSE) - Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
Jenis bahankaos ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

 
7. HYGET - Jenis-jenis Bahan Kain Kaos
Jenis bahan ini terbuat dari plastic dan sangat tipis, oleh karena itu harganya sangat murah. Namun bahan ini, bisa dibilang kurang layak dan nyaman untuk dijadikan kaos. Biasanya pembuatan kaos dengan bahan ini dilakukan jika ingin membuat kaos dengan jumlah massal tetapi dana yang tersedia tidak terlalu banyak. Bahan ini banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai.

You might also like:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Customized by TrixKing |Get This Template